Jumat, 19 Juni 2015

Hujan

Apa yang kau sukai dari hujan ?
Ah, aku selalu menyukai hujan. Tidak pernah bosan aku mengatakan dan mengakui hal itu kepada semua orang. Hujan selalu membuat aku merenung dan berfikir panjang akan hal-hal penting tentang kehidupan yang telah dan mungkin  akan aku lewati.
Seperti sore ini. duduk di kafe. Berteman secangkir capucinno. Menunggu hujan. Sengaja aku pilih tempat duduk yang berhimpitan dengan jendela kaca agar aku bisa memandangi hujan dengan leluasa, mendengar suara tetesnya dan menikmati sejuk udara yang dibawanya. Hujan selalu membuat aku leluasa melayangkan anganku ke masa-masa laluku yang indah. Terlebih kenangan-kenangan indah tentangmu.

Kau mungkin tidak tahu, seringkali ketika aku didera rasa rindu yang teramat sangat dalam (seperti saat aku sedang menulis surat ini), hujan terkadang terlihat melukiskan wajahmu melalui bias-bias tetesnya. Jika sudah begitu, aku bisa lebih betah lagi memandangi hujan. Dan semakin lama aku memandanginya, banyang wajahmu  seolah semakin tampak jelas disana.
Padahal tadinya aku sering berharap kalau hujan dapat menghapus bayang, kenangan dan perasaanku tentangmu. Tapi yang terjadi malah sebaliknya. Hujan menggelontorkan aku jutaan tetes rindu hingga semua mengendap dihatiku. Entahlah, aku juga bingung. Sejak kapan hujan terbuat dari uap-uap rindu ? terkumpul sedikit demi sedikit lalu meluap penuh.

Dan ini hari, entah sudah yang keberapa aku tidak mendengar kabar tentangmu. Apa kau masih ingat kapan terakhir kali kita saling membalas sms atau mendengar suara di telfon ? Aku juga sebenarnya tidak tahu pasti. Yang aku ingat, saat itu bumi kita juga sedang dibasahi oleh hujan.
Aku yakin kamu sama sekali tidak mengingat saat-saat terakhir  itu. Padahal aku masih ingat sekali suaramu yang beradu merdu dengan gemericik suara hujan. Padahal aku masih ingat sekali tawamu yang menghangatkanku dari dinginnya udara hujan. Padahal aku masih ingat sekali hal-hal apa saja yang kita bicarakan malam itu. Padahal aku sangat ingin sekali melupakan semua itu. Bagiku, hujan malam itu terasa begitu indah. Tapi kini, ia berubah menjadi sendu, pilu, dan menyiksa hatiku yang dera oleh rindu-rindu tentang dirimu.

Apa yang kau sukai dari hujan ?
Kau mungkin tidak menyuki hujan, tapi aku menyukainya. Salah satunya karena hujan selalu membuat aku bisa mengenangmu lebih lama. Yah, walaupun mungkin aku tidak pernah tampil dalam panggung kenanganmu (itu sebabnya kau tidak pernah merindu dan mencariku, bukan ? ).  Tapi ketahuilah :  Meski sendu, meski pilu. Mengenangmu adalah kebagiaan tersendiri bagiku. Jadi  Kumohon, izinkan aku untuk terus mengenangmu.
♥♥♥

Rabu, 20 Mei 2015

Ketiga ada orang ketiga -Aku (Tidak) Baik-baik saja

Kau mungkin akan menemukan secangkir kopi hangat di atas meja atau Kau mungkin menemukan sepiring menu sarapan favoritmu di meja makan atau au mungkin akan menemukan senyuman di bibirku seperti biasa.
Sesampainya di rumah, kau mungkin akan menemukan pintu yang tak kukunci, atau lampu ruang tamu yang tak kumatikan, atau hidangan makan malam yang sudah terlalu dingin untuk kau makan. Kau mungkin pula menemukanku yang tertidur di ruang tengah dengan televisi masih menyala karena aku tak sengaja tertidur saat menunggu kepulanganmu.
Kau mungkin akan menemukanku terkejut bangun dan merapikan pakaianku saat melihatmu datang dan ikut membantu melepaskan tasmu, lalu meletakkannya ke meja dan menyiapkan air hangat untukmu agar kau gak kehausan.
Tersenyum menyambut kepulanganmu ke rumah meski kepalaku pening karena aku harus memaksakan diri bangun dari tidurk.
Esok lagi, kau pasti akan menemukanku baik-baik saja. Tertawa saat merapikan bajumu ketika kamu akan berangkat, meski aku bersusah payah menyembunyikan tangis karena aku kehilangan hatimu lagi.
Esok lagi, kau pasti akan menemukanku mengecup keningmu lagi atau memelukmu, meski di hatiku, aku tahu kau tidak mencintaiku. Tidak pernah mencintaiku.
Aku baik-baik saja. Aku akan selalu baik-baik saja.
Untukmu.

Senin, 20 April 2015

Bintang Jatuh

Malam ini Hujan turun dengan lebatnya, dan listrik pun tidak bersahabat :( terjadi pemadaman, akh yang bisa ku lakukan hanya diam disudut ruangan berteman lampu emergency dan gadget, aku menikmati setiap bunyi hujan yang jatuh, aku menutup mata mengingat semua kisah tentang kita. tiba-tiba hp ku bergetar ada pesan dari mu
    " Sayang lagi dimana??"
   " lagi dirumah, mati lampu nih, hujan lagi :("
   " sama siapa dirumah???"
   " ada adek, tapi udah tidur, karena mati lampu yank"
   " Hmm, jadi sayang lagi ngapain??"
   " lagi ngelamunin waktu kita menari dibawah hujan bareng :( hujan membuat ku menjadi lebih kangen kamu :("
   " kalau ada bintang jatuh kamu mau minta apa??"
   " hujan begini mana mungkin ada bintang jatuh sayang :"
   " ya seandainya saja ada, kamu minta apa??"
   " Hmm, wish you were here :("
   " iyakah??? kalau begitu coba buka pintu"

akh, aku mulai deg-degan, lelucon apalagi ini tanyaku dalam hati, tapi tetap saja aku berjalan perlahan ke arah pintu, dan aku menemukan mu disana, kamu berdiri dengan senyum yang selalu aku rindukan :)
aku tak tau harus apa, aku terdiam dan berpikir apa mungkin benar ada bintang jatuh, kalau benar ada aku janji akan terus menatap langit malam untuk berterima kasih..

   " loh kenapa melamun" ucap mu sambil memeluk ku
   " apa tadi ada bintang jatuh??" tanya ku dengan polos
   " Kamu ini, ya mungkin saja ada, sudahlah tidak usah kaget, aku merindukan mu, apa kamu akan terus membiarkan ku diluar sini kedinginan??" tanya mu lagi

aku tersenyum memelukmu lagi :))) kamu satu sosok yang selalu menghujani ku dengan kejutan-kejutan mu :) aku mencintai mu :)))

Kamis, 19 Desember 2013

Sebuah Rindu untuk Bunt :)

Kalau aku bilang merindukan mu adalah sesuatu yang tidak ada habisnya maka percaya lah, karena itu adalah sebuah kejujuran..
kamu tau saat kita menghabiskan 3 hari bersama, itu juga takkan cukup untuk tidak merindukan mu..
aku selalu betah berlama-lama menatap wajah mu saat kamu tidur, aku juga selalu senang mencuri-curi pandang saat kamu asik menonton.
kalau kita berpisah 5 menit yang lalu, kemudian ada pesan masuk kedalam handphone mu bertuliskan "aku merindukan mu"
maka jangan katakan itu sebuah klise belaka, karena itu adalah sebuah kenyataan..
kamu tau kapan aku mulai merindukan mu???
saat kamu selangkah menjauh dari ku, aku sudah kangen kamu..
ya, terdengar gila :) cukup gila malah, tapi itu sebuah kejujuran..
aku selalu rindu kamu, dan aku tak pernah bisa membunuh rindu itu :)

aku bersyukur merindukan mu, karena saat aku merindukan mu, aku juga percaya bahwa kamu juga


merindukan ku

Embedded image permalink

Wanita

Wanita itu ada 2 hal : 1. Mudah berharap dan 2. Susah melupakan :)

Kamu Bahagiaku

kamu adalah seseorang yang dikirim Tuhan untuk menyalakan lilin di dalam hati yang sedang gelap
untuk menata hati yang berantakan
untuk mengisi hati yang sedang kosong
sekaligus menjadikannya tempatmu kembali dan mengadu akan kerasnya dunia
tak ada yang lebih dari kamu
kamu, dengan kelembutanmu menjadikan karang dilautan terkikis
kamu membuat api tak lagi panas
dan membuat es tak lagi dingin
lalu menjadikannya SATU.
      Kamu Bahagiaku





Embedded image permalink


Perfect

Perfect guy is not the one who has more money or the most handsome one you'll met. Its the one who knows how to makes you smile everyday.