Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 19 Desember 2013
Kamis, 01 Agustus 2013
Dari Iklan ke Dunia Maya
Tentu kita semua prnah lihat iklan salah satu produk mie yang
mendeskripsikan seorang anak yang disuruh oleh ayahnya untuk berbohong
bahwa dia sudah tidak punya Ayah karena sang Ayah takut di ajak untuk
ikut serta gotong royong membersihkan lingkungan. Sambil menangis anak
itupun berbohong kepada seorang Lurah yang nyatanya bukan untuk mengajak
kerja bakti melainkan untuk makan mie bersama.
Sepintas iklan ini hanya sebagai lelucon saja, yang membuat penontonnya tertarik pada produk yang dipromosikan lewat iklan tv tersebut, tapi bila kita coba tanggapi serius, kelakuan yang diangkat dalam iklan tersebut sungguh miris dan sangat tidak baik. Dan ini mengingatkan saya apabila ada kerja bakti yang dilakukan di komplek, tiba-tiba saja ada banyak alasan yang lahir. Alasan itupun bermacam-macam hingga meyakinkan orang-orang bahwa dia memang berhalangan. Apakah ini lah gambaran masyarakat Indonesia. Apa ini adalah perwakilan watak indonesia yang sebenarnya. Entahlah, kita perlu bertanya pada diri pribadi kita masing-masing. Nah, bila kita bawakan kedalam hal berhubungan dengan pemerintahan kita saat ini, apakah juga demikian? Apakah pemerintah dan para elemen lain yang berhubungan didalamnya juga akan memberi berbagai alasan demi alasan ketika dituntut bekerja untuk rakyat, diharapkan perjuangannya sepenuhnya untuk kesejahterahan dan kemakmuran bangsa dan negara? Hal ini bukan tuduhan atau sangkaan, itu hanya sebuah pertanyaan yang perlu dijawab dengan tindakan-tindakan nyata yang bukan berupa janji atau bualan belaka.
Adakah mereka bekerja benar-benar bukan karena uang, bukan karena kekuasaan yang indah dan manis, bukan karena pujian-pujian? Apakah ada keinginan berbakti untuk rakyat tanpa imbalan. Kalau melihat yang tampak selama ini dan memang tidak semua karena saya yakin ada saja 1 dari 1000 elemen pemerintah yang masih punya hati nurani, masih kebanyakan tidak ada kerja bakti dalam hatinya. Ya sedangkan telah dberikan gaji yang cukup besar masih saja haus akan gelimang harta yang jalan masuknya tidak sah.
Berbicara tentang wakil rakyat, yang mewakili rakyat dalam hidup politik dan pemerintahan saja tidak ada yang mau bekerja bila tidak dibayar. Saya rasa agak berlebihan bila kita memberikan label Dewan Perwakilan Rakyat pada mereka. Mewakili rakyat yang miskin dan susah mereka sudah gagal saya rasa. Mereka tidak merasakan keterpurukan rakyat yang mereka wakili.
Rapat-rapat yang diadakan para wakil rakyat ini saya rasa hanya sekedar rapat yang dijadikan jalan untuk uang masuk mereka, bukan benar-benar keinginan hati untuk membahas nasib rakyat yang mereka wakili.
Sejauh mana pemerintah kita mengenal rakyat dan mengetahui serta merasakan keberadaan mereka? Sangat jauh karena selalu dihambat oleh jurang-jurang yang isinya penuh dengan harta dan manisnya tahta yang disandang.
Saya berkata demikian karena saya memandang demikian. Bila ingin menyanggah ini saya bosan bila masih saja ditanggapi dengan debat yang berbahasa teori yang membuat rakyat bingung. Saya yakin kalian pintar tapi jangan mau membodohi rakyat. Distribusikanlah kepintaran anda. Dan sekali lagi bila ingin menyanggah jangan dengan kata-kata, karena rakyat bosan dengan itu. Rakyat butuh tindakan nyata dan hasil yang benar-benar konkret.
Sepintas iklan ini hanya sebagai lelucon saja, yang membuat penontonnya tertarik pada produk yang dipromosikan lewat iklan tv tersebut, tapi bila kita coba tanggapi serius, kelakuan yang diangkat dalam iklan tersebut sungguh miris dan sangat tidak baik. Dan ini mengingatkan saya apabila ada kerja bakti yang dilakukan di komplek, tiba-tiba saja ada banyak alasan yang lahir. Alasan itupun bermacam-macam hingga meyakinkan orang-orang bahwa dia memang berhalangan. Apakah ini lah gambaran masyarakat Indonesia. Apa ini adalah perwakilan watak indonesia yang sebenarnya. Entahlah, kita perlu bertanya pada diri pribadi kita masing-masing. Nah, bila kita bawakan kedalam hal berhubungan dengan pemerintahan kita saat ini, apakah juga demikian? Apakah pemerintah dan para elemen lain yang berhubungan didalamnya juga akan memberi berbagai alasan demi alasan ketika dituntut bekerja untuk rakyat, diharapkan perjuangannya sepenuhnya untuk kesejahterahan dan kemakmuran bangsa dan negara? Hal ini bukan tuduhan atau sangkaan, itu hanya sebuah pertanyaan yang perlu dijawab dengan tindakan-tindakan nyata yang bukan berupa janji atau bualan belaka.
Adakah mereka bekerja benar-benar bukan karena uang, bukan karena kekuasaan yang indah dan manis, bukan karena pujian-pujian? Apakah ada keinginan berbakti untuk rakyat tanpa imbalan. Kalau melihat yang tampak selama ini dan memang tidak semua karena saya yakin ada saja 1 dari 1000 elemen pemerintah yang masih punya hati nurani, masih kebanyakan tidak ada kerja bakti dalam hatinya. Ya sedangkan telah dberikan gaji yang cukup besar masih saja haus akan gelimang harta yang jalan masuknya tidak sah.
Berbicara tentang wakil rakyat, yang mewakili rakyat dalam hidup politik dan pemerintahan saja tidak ada yang mau bekerja bila tidak dibayar. Saya rasa agak berlebihan bila kita memberikan label Dewan Perwakilan Rakyat pada mereka. Mewakili rakyat yang miskin dan susah mereka sudah gagal saya rasa. Mereka tidak merasakan keterpurukan rakyat yang mereka wakili.
Rapat-rapat yang diadakan para wakil rakyat ini saya rasa hanya sekedar rapat yang dijadikan jalan untuk uang masuk mereka, bukan benar-benar keinginan hati untuk membahas nasib rakyat yang mereka wakili.
Sejauh mana pemerintah kita mengenal rakyat dan mengetahui serta merasakan keberadaan mereka? Sangat jauh karena selalu dihambat oleh jurang-jurang yang isinya penuh dengan harta dan manisnya tahta yang disandang.
Saya berkata demikian karena saya memandang demikian. Bila ingin menyanggah ini saya bosan bila masih saja ditanggapi dengan debat yang berbahasa teori yang membuat rakyat bingung. Saya yakin kalian pintar tapi jangan mau membodohi rakyat. Distribusikanlah kepintaran anda. Dan sekali lagi bila ingin menyanggah jangan dengan kata-kata, karena rakyat bosan dengan itu. Rakyat butuh tindakan nyata dan hasil yang benar-benar konkret.
Pembangunan Yang Adil dan Manusiawi (Sebuah Refleksi Singkat)
Pembangunan belakangan ini kadangkala justru menciptakan masalah
baru, yakni munculnya keterbelakangan dan tidakada hasil yang konkret
yang bisa ditunjukkan secara faktual. Sebenarnyabagaimana sih seharusnya
pembangunan yang manusiawi itu? Saya ingin berikansalah satu analogi
pada pembangunan fisik, yakni dalam suatu kawasan pendidikanJatinangor.
Barangkali sudah secara paripurna kita mengamati dan menyadaribahwa
telah ada pembangunan yang masif dan cukup cepat jangka waktunya.
Pembangunandalam hal ini telah mengubah lahan-lahan pertanian
spesifiknya persawahan yangkemudian dialihfungsikan menjadi
bangunan-bangunan baru seperti apartemen danpusat hiburan atau
perbelanjaan. Secara praktis bisa jadi pembangunan ini
dinyatakanproduktif sebab hal ini bisa meningkatan pertumbuhan ekonomi
di kawasanJatinangor. Atau di sisi lain, bila kita merujuk kepada teori
pembangunankapitalistik yang meninjau bahwa pembangunan ekonomi itu
harus didasarkankepada kebutuhan pasar, maka memang pembangunan
infrastruktur sepertiapartemen, pusat perbelanjaan, pusat hiburan, dan
kos-kosan elit menjadi wajar,tepat guna, dan tepat sasaran.
Namun,bila kita coba masuk dalam pola pikir yang tidak populer, maka kita akanmenemukan sisi lain dari pembangunan. Pertama, dari proses alih fungsi lahankita akan menemukan ada masyarakat terdahulu yang menjadi pengelola sawah ataumungkin pemilik rumah di kawasan tersebut. Dan sekelompok masyarakat ini padadasarnya telah menerima imbalan akan lahan yang mereka miliki. Singkat pikirkita akan beranggapan bahwa adil-adil saja dan tidak ada masalah. Toh, mereka sudah mendapatkan imbalanatas tanah yang sebelumnya mereka miliki. Tapi kalau mau bicara tentangpembangunan yang manusiawi, bagi penulis dalam proses membeli tanah dari sekelompokmasyarakat pemilik tanah, pembeli seharusnya memikirkan tentang kapabilitasdana tersebut untuk membangun kehidupan si pemilik tanah manakala mereka akanberpindah ke tempat lain. Sehingga, para pembeli tanah atau dalam kata lainpemilik modal tidak semata-mata berpikir tentang keuntungannya dari pembangunanyang akan dia lakukan. Melainkan, para pemilik modal akan lebih memperhatikandana yang cukup bagi para pemilik tanah dan sekaligus tidak merugikan pemilikmodal bila dibandingkan dengan perkiraan keuntungan yang akan pemilik modaltersebut dapatkan.
Jadi,sederhananya pembangunan akan memberikan keuntungan pada semua pihak tidak hanyabagi segelintir orang. Dan sorotan dari pembangunan tidak lagi hanya berkutatpada ruang-ruang ramai melainkan lebih menyeluruh dalam memperhatikan kawasanyang menjadi sasaran pembangunan. Barangkali bila pola pikir pembangunan sudahmenuju ke arah sana, maka membangun akan lebih hati-hati, memperhatikan banyaksisi, dan diusahakan untuk menguntungkan sebanyak-banyaknya pihak. Inilahpembangunan yang penulis pikir sebagai pembangunan yang akan mewujudkanpemerataan itu sendiri. Memang, pada umumnya pembangunan menurut banyak pihakdisamakan atau disejajarkan dengan pertumbuhan ekonomi. Padahal, pertumbuhanekonomi saja tidak cukup karena segelintir orang kaya bisa menciptakanpertumbuhan ekonomi yang melesat tinggi namun jangan sampai kita terlena karenaternyata tetap atau meningkatnya jumlah pengangguran dan kemiskinan seringdiabaikan hanya karena indikator yang sedemikian rupa.
Pembangunanmanusiawi dan adil memang membutuhkan pola pikir dan pandangan yang futuristikdan komprehensif dari setiap pelaku pembangunan. Memang tidak mudah, tetapisetidaknya bila pembangunan manusiawi dan adil ini bisa dilakukanperlahan-lahan maka kesejahteraan bisa lebih merata, bisa lebih konret danfaktual, serta bisa lebih permanen hasilnya. Bukankah hal ini cukup baik.Namun, di samping itu semua penulis merasa hal ini hanya sebuah refleksipemikiran sementara. Sehingga, bagi penulis manakala ada kritik dan jugasanggahan dari siapa saja maka masih akan sangat mempengaruhi pemikiranpenulis. Sebab pikiran penulis tidaklah sempurna, dan penulis sadar bahwakritik dan saran akan mengarahkan gagasan-gagasan bersama mendekati kata sempurna.Silahkan dipikirkan dan didiskusikan. Semoga bermanfaat.
Namun,bila kita coba masuk dalam pola pikir yang tidak populer, maka kita akanmenemukan sisi lain dari pembangunan. Pertama, dari proses alih fungsi lahankita akan menemukan ada masyarakat terdahulu yang menjadi pengelola sawah ataumungkin pemilik rumah di kawasan tersebut. Dan sekelompok masyarakat ini padadasarnya telah menerima imbalan akan lahan yang mereka miliki. Singkat pikirkita akan beranggapan bahwa adil-adil saja dan tidak ada masalah. Toh, mereka sudah mendapatkan imbalanatas tanah yang sebelumnya mereka miliki. Tapi kalau mau bicara tentangpembangunan yang manusiawi, bagi penulis dalam proses membeli tanah dari sekelompokmasyarakat pemilik tanah, pembeli seharusnya memikirkan tentang kapabilitasdana tersebut untuk membangun kehidupan si pemilik tanah manakala mereka akanberpindah ke tempat lain. Sehingga, para pembeli tanah atau dalam kata lainpemilik modal tidak semata-mata berpikir tentang keuntungannya dari pembangunanyang akan dia lakukan. Melainkan, para pemilik modal akan lebih memperhatikandana yang cukup bagi para pemilik tanah dan sekaligus tidak merugikan pemilikmodal bila dibandingkan dengan perkiraan keuntungan yang akan pemilik modaltersebut dapatkan.
Jadi,sederhananya pembangunan akan memberikan keuntungan pada semua pihak tidak hanyabagi segelintir orang. Dan sorotan dari pembangunan tidak lagi hanya berkutatpada ruang-ruang ramai melainkan lebih menyeluruh dalam memperhatikan kawasanyang menjadi sasaran pembangunan. Barangkali bila pola pikir pembangunan sudahmenuju ke arah sana, maka membangun akan lebih hati-hati, memperhatikan banyaksisi, dan diusahakan untuk menguntungkan sebanyak-banyaknya pihak. Inilahpembangunan yang penulis pikir sebagai pembangunan yang akan mewujudkanpemerataan itu sendiri. Memang, pada umumnya pembangunan menurut banyak pihakdisamakan atau disejajarkan dengan pertumbuhan ekonomi. Padahal, pertumbuhanekonomi saja tidak cukup karena segelintir orang kaya bisa menciptakanpertumbuhan ekonomi yang melesat tinggi namun jangan sampai kita terlena karenaternyata tetap atau meningkatnya jumlah pengangguran dan kemiskinan seringdiabaikan hanya karena indikator yang sedemikian rupa.
Pembangunanmanusiawi dan adil memang membutuhkan pola pikir dan pandangan yang futuristikdan komprehensif dari setiap pelaku pembangunan. Memang tidak mudah, tetapisetidaknya bila pembangunan manusiawi dan adil ini bisa dilakukanperlahan-lahan maka kesejahteraan bisa lebih merata, bisa lebih konret danfaktual, serta bisa lebih permanen hasilnya. Bukankah hal ini cukup baik.Namun, di samping itu semua penulis merasa hal ini hanya sebuah refleksipemikiran sementara. Sehingga, bagi penulis manakala ada kritik dan jugasanggahan dari siapa saja maka masih akan sangat mempengaruhi pemikiranpenulis. Sebab pikiran penulis tidaklah sempurna, dan penulis sadar bahwakritik dan saran akan mengarahkan gagasan-gagasan bersama mendekati kata sempurna.Silahkan dipikirkan dan didiskusikan. Semoga bermanfaat.
Maju dan Tetap Semangat...
Daftar Kegagalan
Dibawah ini adalah daftar kegagalan seseorang yang semasa hidupnya mengalami banyak tantangan dan badai.
1813 – ia mengalami kebangkrutan dalam usahanya
1832 – ia menderita kekalahan dalam pemilihan kepala daerah tingkat lokal
1833 – ia kembali menderita kebangkrutan1835 – istrinya meninggal dunia
1836 – ia menderita tekanan mental sedemikian rupa, sehingga hampir saja masuk rumah sakit jiwa
1837 – ia menderita kekalahan dalam suatu kontes pidato1840 – ia gagal dalam pemilihan anggota senat Ameika Serikat
1842 – ia menderita kekalahan untuk duduk didalam konggres merika Serikat
1848 – ia kalah lagi di konggres Amerika Serikat
1855 – ia gagal lagi di senat Amerika Serikat
1856 – ia kalah dalam pemilihan untuk menduduki kursi wakil presiden
1858 – ia kalah lagi di senat Amerika Serikat1860 – ia akhirnya menjadi presiden Amerika Serikat
Siapakah dia? Namanya Abraham Lincoln.
Mungkin kalau orang lain yang mengalami demikian banyak kegagalan mungkin ia sudah mundur secara teratur.
Tetapi Abraham Lincoln maju terus, kata mundur sama sekali tidak ada dalam kamusnya. Akibatnya, setelah semua kegagalan ia dapati, ia kemudian mencapai suatu sukses yang luar biasa.
Dibawah ini adalah daftar kegagalan seseorang yang semasa hidupnya mengalami banyak tantangan dan badai.
1813 – ia mengalami kebangkrutan dalam usahanya
1832 – ia menderita kekalahan dalam pemilihan kepala daerah tingkat lokal
1833 – ia kembali menderita kebangkrutan1835 – istrinya meninggal dunia
1836 – ia menderita tekanan mental sedemikian rupa, sehingga hampir saja masuk rumah sakit jiwa
1837 – ia menderita kekalahan dalam suatu kontes pidato1840 – ia gagal dalam pemilihan anggota senat Ameika Serikat
1842 – ia menderita kekalahan untuk duduk didalam konggres merika Serikat
1848 – ia kalah lagi di konggres Amerika Serikat
1855 – ia gagal lagi di senat Amerika Serikat
1856 – ia kalah dalam pemilihan untuk menduduki kursi wakil presiden
1858 – ia kalah lagi di senat Amerika Serikat1860 – ia akhirnya menjadi presiden Amerika Serikat
Siapakah dia? Namanya Abraham Lincoln.
Mungkin kalau orang lain yang mengalami demikian banyak kegagalan mungkin ia sudah mundur secara teratur.
Tetapi Abraham Lincoln maju terus, kata mundur sama sekali tidak ada dalam kamusnya. Akibatnya, setelah semua kegagalan ia dapati, ia kemudian mencapai suatu sukses yang luar biasa.
Biarkan TUHAN Yang menilai :)
♡ BIARKAN TUHAN MENILAIMU ♡
Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik.
Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.
Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.
Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.
Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.
Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.
Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik.
Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.
Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.
Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.
Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.
Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.
Jumat, 05 April 2013
Batu Kecil :)
Seorang Pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas pohon yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada dibawahnya. Pekerja itu berteriak-teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia. Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada dibawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua pun memperoleh hasil yang sama. Tiba-tiba dia mendapatkan ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkan ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit temannya menengadah ke
atas ? Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.
***
Tuhan kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepada-Nya. Seringkali Tuhan melimpahi kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepada-Nya. Karena itu, agar kita selalu mengingatkan kepada-Nya, Allah sering manjatuhkan “batu kecil” kepada kita.
Nasehat tentang HARTA
Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit dan berinvestasilah dengan apa yang kau miliki, serta ingatlah ….
- Uang tidak menciptakan manusia, manusialah yang menciptakan uang.
- Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri.
- Jangan melakukan apapun yang dikatakan orang, dengarkan mereka, tetapi lakukan apa yang baik saja.
- Jangan memakai barang bermerek, pakailah yang cocok dan nyaman untukmu.
- Jangan habiskan uang untuk hal-hal yang tidak benar-benar penting.
- Anda bisa membeli rumah, tetapi tidak bisa membeli tempat tinggal.
- Anda bisa membeli jam, tetapi tidak bisa membeli waktu.
- Anda bisa membeli tempat tidur, tetapi tidak bisa membeli tidur pulas.
- Anda bisa membeli buku, tetapi tidak bisa membeli pengetahuan & kebijaksanaanAnda bisa mendapatkan kedudukan, tetapi tidak bisa membeli kehormatan.
- Anda bisa membeli darah, tetapi tidak bisa membeli kehidupan.
- Maka temukan kebahagiaan didalam diri Anda.
- Jika itu telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah dan ajarkanlah pada orang lain.
- Orang yang berbahagia bukanlah orang yang hebat dalam segala hal, melainkan orang yang bisa menemukan hal sederhana dalam hidupnya dan senantiasa mengucap syukur .
Selasa, 02 April 2013
Ciptakan Perubahan
Jangan selalu menunggu orang lain.
Berikut beberapa tips yang bisa membantu kita untuk menciptakan perubahan:
1. Do your best, whatever happens will be for the best!
Lakukan dan selesaikan semua tugas dan pekerjaan semaksimal mungkin, bukan hanya terus menunggu dan berharap. Lakukan semuanya dengan tujuan untuk selalu mendapatkan hasil *terbaik* yang bisa kita capai!
2. Mulai buat jaringan seluas-luasnya.
Dengan banyak mengenal orang, maka pengetahuan kita akan semakin bertambah. Seseorang yang kelihatannya sederhana bisa jadi menyimpan kedalaman ilmu yang tidak kita duga! Oleh sebab itu, alangkah bijaknya jika kita menjadikan 'setiap orang adalah guru' dan kehidupan ini adalah universitasnya.
3. Berusahalah selalu untuk bersikap proaktif.
Sikap ini sangat diperlukan jika ingin mendapatkan kesempatan yang lebih luas dan cepat dalam berbagai macam hal!
4. Bersikaplah Fleksibel.
Cobalah untuk memahami suatu hal dari berbagai sudut pandang. Jangan terpaku pada satu cara, yang bisa jadi tidak lagi relevan kita gunakan. Dengan bersikap fleksibel, wawasan kita akan semakin bertambah.
Satu hal penting yang harus selalu diingat: Kita-lah yang memutuskan untuk berubah. Kita-lah yang menentukan menjadi sukses,bukan orang lain!
Jika pilihan sukses tidak pernah kita ambil, maka orang lain akan mengambil pilihan tersebut. Dan, kita akhirnya hanya akan menyaksikan kesuksesan mereka, tanpa pernah merasakannya...
Berikut beberapa tips yang bisa membantu kita untuk menciptakan perubahan:
1. Do your best, whatever happens will be for the best!
Lakukan dan selesaikan semua tugas dan pekerjaan semaksimal mungkin, bukan hanya terus menunggu dan berharap. Lakukan semuanya dengan tujuan untuk selalu mendapatkan hasil *terbaik* yang bisa kita capai!
2. Mulai buat jaringan seluas-luasnya.
Dengan banyak mengenal orang, maka pengetahuan kita akan semakin bertambah. Seseorang yang kelihatannya sederhana bisa jadi menyimpan kedalaman ilmu yang tidak kita duga! Oleh sebab itu, alangkah bijaknya jika kita menjadikan 'setiap orang adalah guru' dan kehidupan ini adalah universitasnya.
3. Berusahalah selalu untuk bersikap proaktif.
Sikap ini sangat diperlukan jika ingin mendapatkan kesempatan yang lebih luas dan cepat dalam berbagai macam hal!
4. Bersikaplah Fleksibel.
Cobalah untuk memahami suatu hal dari berbagai sudut pandang. Jangan terpaku pada satu cara, yang bisa jadi tidak lagi relevan kita gunakan. Dengan bersikap fleksibel, wawasan kita akan semakin bertambah.
Satu hal penting yang harus selalu diingat: Kita-lah yang memutuskan untuk berubah. Kita-lah yang menentukan menjadi sukses,bukan orang lain!
Jika pilihan sukses tidak pernah kita ambil, maka orang lain akan mengambil pilihan tersebut. Dan, kita akhirnya hanya akan menyaksikan kesuksesan mereka, tanpa pernah merasakannya...
Memotivasi Diri sendiri :')
"In the confrontation between the stream and the rock, the stream
always wins - not through strength, but through persistence."(Saat arus
sungai bertemu batu karang, arus sungai selalu menang - bukan karena
kekuatannya, tapi karena keuletannya)
"Feeling grateful or appreciative of someone or something in your life actually attracts more of the things that you appreciate and value into your life."(Merasa bersyukur dan menghargai seseorang atau sesuatu dalam kehidupan Anda akan menarik lebih banyak hal yang Anda hargai dan syukuri dalam hidup Anda)
"Big goals get big results. No goals gets no results or somebody else's results."(Tujuan yang besar memberikan hasil yang besar. Tidak ada tujuan tidak ada hasil apapun, atau menghasilkan tujuan orang lain)
"Put your future in good hands - your own."(Letakkan masa depan Anda di tangan yang tepat - tangan Anda sendiri)
"For every minute you are angry, you lose 60 seconds of happiness."(Untuk setiap menit kemarahan, Anda kehilangan 60 detik kebahagiaan)
"You've got to win in your mind before you win in your life."(Anda harus menang dalam pikiran Anda sebelum menang dalam kehidupan Anda)
"I have failed over and over again - that is why I succeed."
(Saya telah gagal berkali-kali - karena itulah saya berhasil)
"Laziness is nothing more than the habit of resting before you get tired."(Kemalasan tidak lain adalah kebiasaan untuk beristirahat sebelum Anda lelah)
"Not he who has much is rich, but he who gives much."
(Bukan mereka yang memiliki lebih yang kaya, namun mereka yang memberi lebih)
"Adulthood is defined by the willingness to accept full responsibility for where you are at in life; no longer blaming others or circumstances."
(Kedewasaan ditentukan oleh kemauan untuk menerima tanggungjawab sepenuhnya atas kondisi hidup Anda sekarang; tidak lagi menyalahkan orang lain atau lingkungan)
"If you're not failing every now and again, it's a sign you're not doing anything very innovative."
(Jika Anda tidak pernah gagal berkali-kali, itu adalah pertanda bahwa Anda tidak melakukan sesuatu yang benar-benar inovatif)
"We can have more than we've got because we can become more than we are."
(Kita bisa memiliki lebih dari yang kita punyai karena kita bisa menjadi lebih dari diri kita sekarang)
"Feeling grateful or appreciative of someone or something in your life actually attracts more of the things that you appreciate and value into your life."(Merasa bersyukur dan menghargai seseorang atau sesuatu dalam kehidupan Anda akan menarik lebih banyak hal yang Anda hargai dan syukuri dalam hidup Anda)
"Big goals get big results. No goals gets no results or somebody else's results."(Tujuan yang besar memberikan hasil yang besar. Tidak ada tujuan tidak ada hasil apapun, atau menghasilkan tujuan orang lain)
"Put your future in good hands - your own."(Letakkan masa depan Anda di tangan yang tepat - tangan Anda sendiri)
"For every minute you are angry, you lose 60 seconds of happiness."(Untuk setiap menit kemarahan, Anda kehilangan 60 detik kebahagiaan)
"You've got to win in your mind before you win in your life."(Anda harus menang dalam pikiran Anda sebelum menang dalam kehidupan Anda)
"I have failed over and over again - that is why I succeed."
(Saya telah gagal berkali-kali - karena itulah saya berhasil)
"Laziness is nothing more than the habit of resting before you get tired."(Kemalasan tidak lain adalah kebiasaan untuk beristirahat sebelum Anda lelah)
"Not he who has much is rich, but he who gives much."
(Bukan mereka yang memiliki lebih yang kaya, namun mereka yang memberi lebih)
"Adulthood is defined by the willingness to accept full responsibility for where you are at in life; no longer blaming others or circumstances."
(Kedewasaan ditentukan oleh kemauan untuk menerima tanggungjawab sepenuhnya atas kondisi hidup Anda sekarang; tidak lagi menyalahkan orang lain atau lingkungan)
"If you're not failing every now and again, it's a sign you're not doing anything very innovative."
(Jika Anda tidak pernah gagal berkali-kali, itu adalah pertanda bahwa Anda tidak melakukan sesuatu yang benar-benar inovatif)
"We can have more than we've got because we can become more than we are."
(Kita bisa memiliki lebih dari yang kita punyai karena kita bisa menjadi lebih dari diri kita sekarang)
you must know that....
Hidup ini bukan tentang mengumpulkan nilai.
Bukan tentang berapa banyak orang yang meneleponmu dan juga bukan tentang siapa pacarmu, bekas pacarmu, atau orang yang belum kamu pacari.
Bukan tentang siapa yang telah kau cium, olah raga apa yang kau mainkan, atau pemuda atau gadis mana yang menyukaimu.
Bukan tentang sepatumu atau rambutmu atau warna kulitmu atau tempat tinggal atau sekolahmu.
Bahkan, juga bukan tentang nilai-nilai ujianmu, uang, baju, atau perguruan tinggi yang menerimamu atau tidak menerimamu.
Hidup ini bukan tentang apakah kau diterima atau tidak diterima oleh lingkunganmu.
Hidup bukanlah tentang itu.
Namun hidup adalah tentang siapa yang kau cintai dan kau sakiti.
Tentang bagaimana perasaanmu tentang dirimu sendiri.
Tentang kepercayaan, kebahagiaan, dan belas kasih.
Hidup adalah tentang menghindari rasa cemburu, mengatasi rasa tak peduli, dan membina kepercayaan.
Tentang apa yang kau katakan dan kau maksudkan.
Tentang menghargai orang apa adanya dan bukan karena apa yang dimilikinya.
Dan yang terpenting, hidup ini adalah tentang memilih untuk menggunakan hidupmu untuk menyentuh hidup orang lain dengan cara yang tak bisa digantikan dengan cara lain.
Hidup adalah tentang pilihan-pilihan itu.
Bukan tentang berapa banyak orang yang meneleponmu dan juga bukan tentang siapa pacarmu, bekas pacarmu, atau orang yang belum kamu pacari.
Bukan tentang siapa yang telah kau cium, olah raga apa yang kau mainkan, atau pemuda atau gadis mana yang menyukaimu.
Bukan tentang sepatumu atau rambutmu atau warna kulitmu atau tempat tinggal atau sekolahmu.
Bahkan, juga bukan tentang nilai-nilai ujianmu, uang, baju, atau perguruan tinggi yang menerimamu atau tidak menerimamu.
Hidup ini bukan tentang apakah kau diterima atau tidak diterima oleh lingkunganmu.
Hidup bukanlah tentang itu.
Namun hidup adalah tentang siapa yang kau cintai dan kau sakiti.
Tentang bagaimana perasaanmu tentang dirimu sendiri.
Tentang kepercayaan, kebahagiaan, dan belas kasih.
Hidup adalah tentang menghindari rasa cemburu, mengatasi rasa tak peduli, dan membina kepercayaan.
Tentang apa yang kau katakan dan kau maksudkan.
Tentang menghargai orang apa adanya dan bukan karena apa yang dimilikinya.
Dan yang terpenting, hidup ini adalah tentang memilih untuk menggunakan hidupmu untuk menyentuh hidup orang lain dengan cara yang tak bisa digantikan dengan cara lain.
Hidup adalah tentang pilihan-pilihan itu.
Kebijaksanaan Cinta :)
Ketika seseorang berfikir tentang "cinta", seorang bijak justru menemukan 10 kunci kebijaksanaan cinta dalam kehidupannya. Ia berpesan, "Jangan pernah kamu melupakan kesepuluh kunci ini ketika kamu mulai berfikir untuk mencintai seseorang",
1. Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang, tetapi ia tidak mencintai kita. Namun lebih menyakitkan bila mencintai tetapi tidak memiliki keberanian untuk menyatakannya.
2. Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang karena cinta, satu jam untuk menyukai seseorang atau satu hari untuk mencintainya. Tetapi membutuhkan waktu seumur hidup untuk memulihkan luka-luka karena cinta. Melupakan bukan selalu berarti memaafkan. Maka jangan pernah lari dari kenyataan cinta.
3. Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat sebelum kita menemukan orang yang tepat. Supaya ketika kita bertemu dengan orang yang tepat kita akan sadar
betapa berharganya anugerah itu.
4. Cinta adalah ketika kamu menerima seluruh kelemahan kekasihmu, memeluknya sambil berkata "apapun yang terjadi aku tetap mencintai kelemahan mu" dan selalu ada air mata yang menyertai "Aku Cinta Padamu".
5. Benarlah bahwa kita tidak tahu apa yang kita dapatkan sampai kita kehilangan itu, Tetapi benar juga bahwa kita tidak tahu apa yang hilang sampai itu ada. maka sadarlah yang terbaik adalah yang Tuhan berikan bagi kita.
6. Janganlah mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai cinta itu bertumbuh dalam hatinya,jika tidak pastikan bahwa cinta itu tetap tumbuh dalam hatimu. Cinta yang murni adalah cinta yang hanya mengenal satu kata, yaitu "Memberi"
7. Ada hal yang ingin kamu dengar dari dia, tetapi dia diam seribu bahasa, walau demikian janganlah kamu menjadi tuli ketika seseorang meneriakkan cinta dihatimu.
8. Jangan pernah berkata "Selamat tinggal" jika hatimu masih ingin mencobanya, jangan menyerah ketika kamu merasa masih dapat maju. Jangan pernah berkata "Aku tidak mencintaimu lagi" kalau kamu tidak dapat membiarkannya pergi untuk selamanya.
9. Cinta datang kepada mereka yang masih mempunyai harapan, walaupun 1001 kali mereka dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya meskipun mereka telah dikhianati, kepada mereka yang memiliki keberanian untuk membangun kepercayaan "sekali lagi" ketika kekecewaan itu ada.
10. Permulaan cinta adalah membiarkan mereka yang kita cinta menjadi diri mereka sendiri, orang berbahagia karena cinta tidak pernah memiliki seluruh apa yang mereka impikan, mereka hanya melakukan 1 hal yaitu cinta yang cukup untuk menutup kelemahan kekasih mereka .....
1. Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang, tetapi ia tidak mencintai kita. Namun lebih menyakitkan bila mencintai tetapi tidak memiliki keberanian untuk menyatakannya.
2. Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang karena cinta, satu jam untuk menyukai seseorang atau satu hari untuk mencintainya. Tetapi membutuhkan waktu seumur hidup untuk memulihkan luka-luka karena cinta. Melupakan bukan selalu berarti memaafkan. Maka jangan pernah lari dari kenyataan cinta.
3. Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat sebelum kita menemukan orang yang tepat. Supaya ketika kita bertemu dengan orang yang tepat kita akan sadar
betapa berharganya anugerah itu.
4. Cinta adalah ketika kamu menerima seluruh kelemahan kekasihmu, memeluknya sambil berkata "apapun yang terjadi aku tetap mencintai kelemahan mu" dan selalu ada air mata yang menyertai "Aku Cinta Padamu".
5. Benarlah bahwa kita tidak tahu apa yang kita dapatkan sampai kita kehilangan itu, Tetapi benar juga bahwa kita tidak tahu apa yang hilang sampai itu ada. maka sadarlah yang terbaik adalah yang Tuhan berikan bagi kita.
6. Janganlah mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai cinta itu bertumbuh dalam hatinya,jika tidak pastikan bahwa cinta itu tetap tumbuh dalam hatimu. Cinta yang murni adalah cinta yang hanya mengenal satu kata, yaitu "Memberi"
7. Ada hal yang ingin kamu dengar dari dia, tetapi dia diam seribu bahasa, walau demikian janganlah kamu menjadi tuli ketika seseorang meneriakkan cinta dihatimu.
8. Jangan pernah berkata "Selamat tinggal" jika hatimu masih ingin mencobanya, jangan menyerah ketika kamu merasa masih dapat maju. Jangan pernah berkata "Aku tidak mencintaimu lagi" kalau kamu tidak dapat membiarkannya pergi untuk selamanya.
9. Cinta datang kepada mereka yang masih mempunyai harapan, walaupun 1001 kali mereka dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya meskipun mereka telah dikhianati, kepada mereka yang memiliki keberanian untuk membangun kepercayaan "sekali lagi" ketika kekecewaan itu ada.
10. Permulaan cinta adalah membiarkan mereka yang kita cinta menjadi diri mereka sendiri, orang berbahagia karena cinta tidak pernah memiliki seluruh apa yang mereka impikan, mereka hanya melakukan 1 hal yaitu cinta yang cukup untuk menutup kelemahan kekasih mereka .....
Kamis, 08 November 2012
Pelajaran Hidup
Ada banyak orang yang
selalu menilai dirinya baik walau sebenarnya orang tersebut tau bahwa penilaian
yang baik adalah penilaian dari orang-orang disekitar kita, semoga disepakati.
hingga terkadang orang tersebut tidak menerima jika dirinya dijelek jelekan,
dinilai kurang baik atau juga kekurangan darinya dijadikan bahan tertawaan
hingga orang tersebut selalu mencari pembelaan bahwa dirinya tidaklah seperti
penilaian orang atau terkadang marah dengan penilaian jelek dari orang lain.
Nah inilah yang harusnya kita sadari bahwa bukankah dari penilain yang kurang
baik tentang diri kita adalah sebuah bentuk perhatian kepada kita agar kita
bisa mengintropeksi diri, biarlah orang menilai kita baik atau juga buruk
karena memang perlu disadari bahwa bentuk penilaian ada berbagai macam hingga
kita tidak bisa memaksakan bahwa kita hanya bisa menerima pujian semata. Dengan
kritikan tersebut kita bisa menjadikannya sebuah batu landasan agar bisa
melakukan sebuah loncatan kwalitas, kritikan itu indah selama kita selalu menyikapinya
dengan positif. Mungkin jika terapakan kiat tersebut awalnya senyum pahit
akan selalu tergambar dibibir kita, namun lama kelamaan jika telah terbiasa
dengan sifat tersebut maka senyum tulus dari sifat yang berbesar hati akan
selalu terlukis diwajah kita. Sedikit berbagi pengalaman yang pernah aku alami
yaitu ketika aku sedang berada ditepi jalan,lantas aku melihat seorang
pengamen mendekati sebuah mobil untuk menyanyikan lagu namun apa yang terjadi
ketika kaca mobil tersebut diturunkan, cacian yang yang sungguh menyakitkan
jika itu terjadi pada diriku, “tidakkah kau dengar musik dalam mobilku jauh
lebih baik dari suaramu miskin?” namun jawaban si pengamen bukanlah dengan
menggores kap mobil tersebut seperti apa yang biasa dilakukan oleh pengamen-pengamen
lainnya,ya kawan jawaban si pengamen tersebut adalah ucapan terima kasih dari
mulutnya dengan senyum di bibirnya. lantas aku mendekati si pengamen ketika
mobil itu telah beranjak pergi hanya untuk menanyakan jawabannya yang cukup
aneh, mengapa dia tidak marah ketika dikatakan seperti tadi, namun dia
menjawabku dengan jawaban yang sederhana namun sungguh berarti bagiku dan
hidupku kini, yang dia katakan adalah bahwa didunia ini ada banyak ilmu
yang dapat dipetik untuk pengembangan kualitas diri salah satunya dengan
kritikan orang terhadap kita, walaupun aku tidak pernah mengenyam pendidikan di
bangku sekolah ataupun belajar agama namun di alam ini aku tau Tuhan
menciptakan begitu banyak buku yang bisa aku dipelajari. aku hanya bisa
menjawab dalam hati terima kasih Tuhan kau telah mempertemukanku dengan salah
satu buku ciptaanmu ini. dari kejadian itulah aku bisa memaknai hidup bahwa ada
banyak cara untuk menghilangkan rasa susah dalam diri kita walau terkadang
hidup memang sangat menyusahkan.
Langganan:
Postingan (Atom)
